Sayu.

Aku menangis. Melihat bangsa ku hari ini.
Semakin hilang kewarasannya, memperjuangkan yang entah apa.

Aku menangis. Melihat generasi ku hari ini.
Semakin kurang bijaknya, tidak mengguna akal yang sempurna.

Bukankah kedewasaan sebuah negara tercermin dari minda bangsanya?

Tetapi kenapa semakin tua usia negara kita … semakin nyanyuk pemikiran generasinya?
Terbawa-bawa perjuangan yang entah apa!

Bangsa ku … Malaysia Bangsa Ku …
Kenapa mudah lupa pada sejarah.
Kenapa mudah menggelegak darah mu yang tua …?

Bukan sedikit yang dikorbankan nenek dan moyang kita untuk negara ini.
Bukan sedikit juga cucur keringat ayah dan ibu kita untuk membangun negara ini.
Tetapi hanya sedikit sahaja cacat yang kau lakukan, bisa berantakan kecintaan kita ini.

Apa kau sudah lupa Rukun Negara kita?
Apa kau lupa Negara Ku ?
Apa kau tidak hormat lagi pada Jalur Gemilang?
Tidak ada maknakah semua itu pada mu lagi?

Kita ini bukan kuda tunggangan.
Kita ini bangsa merdeka.
Kita merdeka dengan perbincangan. Bukan dengan darah.
Kita merdeka dengan matang.
Kita bukan kuda tunggangan.

Yang datang membawa porak…membikin kacau… merosak fikiran …
itukah yang kau ingin jadikan tunjangan generasi mu yang ke depan?

Sedih aku melihat bangsa ku hari ini.

Bangsa ku yang tercampur Cina, India, Melayu, Singh, Kadazan, Iban …..
Hari ini bangsa ku tidak mahu bersatu.

Sayu.
Kacau.
Duka.

Ada bangsa ku kini menjadi tunggangan orang yang tidak kenal siapa Tuhannya.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.